BRI Super League: Alasan Rizky Ridho Jadi Satu-satunya Pemain dengan Pita Hitam di Laga Dewa United vs Persija

BRI Super League

Momen Mengundang Perhatian di Stadion

Pertandingan Dewa United vs Persija Jakarta dalam lanjutan BRI Super League 2025/26 menghadirkan momen tak biasa. Dari 22 pemain yang tampil sejak awal, hanya Rizky Ridho terlihat mengenakan pita hitam di lengannya.

Gestur tersebut langsung menarik perhatian publik. Kamera televisi berulang kali menyorot bek muda Persija itu, sementara penonton di stadion juga bertanya-tanya mengenai makna di balik aksinya.


Alasan di Balik Pita Hitam

Rizky Ridho ternyata memakai pita hitam sebagai bentuk penghormatan pribadi. Menurut informasi dari internal Persija, Ridho baru saja kehilangan salah satu kerabat dekatnya beberapa hari sebelum pertandingan.

Pita hitam itu menjadi simbol duka dan solidaritas. Meski klub tidak mewajibkan seluruh tim menggunakan pita serupa, Ridho memilih tampil dengan atribut itu sebagai penghormatan terakhir.


Sikap Profesional di Tengah Duka

Meski sedang berduka, Ridho tetap menunjukkan profesionalisme. Ia tampil penuh konsentrasi di lini pertahanan Persija, menghadapi serangan cepat Dewa United.

Performa Ridho justru semakin kuat. Beberapa kali ia melakukan intersep penting dan duel udara krusial yang menyelamatkan Persija dari kebobolan. Keberanian tampil dalam situasi emosional ini membuat banyak pihak memberi apresiasi besar.


Dukungan dari Rekan Setim

Para pemain Persija sepenuhnya memahami keputusan Ridho. Kapten tim sempat memberi isyarat dukungan sebelum kick-off. Bahkan, setelah laga berakhir, beberapa rekan setim memeluk Ridho sebagai bentuk solidaritas.

Gestur itu menegaskan bahwa sepak bola bukan hanya soal kemenangan, tetapi juga tentang empati dan rasa kebersamaan di dalam tim.


Apresiasi dari Pelatih Persija

Pelatih Persija, Thomas Doll, memuji keberanian Ridho. Menurutnya, tidak mudah bagi seorang pemain muda untuk tetap fokus dalam kondisi berduka.

“Ridho menunjukkan sikap luar biasa. Ia tidak hanya menjaga lini belakang, tetapi juga memberikan contoh profesionalisme kepada pemain lain,” ujar Doll usai laga.


Respons Suporter Persija

Suporter Persija, Jakmania, juga memberikan dukungan penuh. Spanduk kecil bertuliskan doa untuk Ridho sempat terlihat di salah satu tribun. Banyak suporter menganggap aksi mengenakan pita hitam itu sebagai simbol penghormatan yang menyentuh.

Di media sosial, foto Ridho dengan pita hitam viral dan mendapat ribuan komentar positif. Para fans menuliskan doa serta dukungan moral untuk bek andalan Macan Kemayoran tersebut.


Makna Pita Hitam dalam Sepak Bola

Pita hitam memang memiliki makna universal di dunia sepak bola. Biasanya digunakan sebagai tanda berkabung, baik oleh individu maupun kolektif tim.

Beberapa klub besar dunia juga kerap mengenakan pita hitam untuk menghormati tokoh penting yang meninggal. Dalam kasus Ridho, gestur itu dilakukan secara personal, menunjukkan bahwa sepak bola juga menjadi medium ekspresi emosional.


Ridho Tetap Jadi Pilar Pertahanan

Di balik kisah personalnya, Ridho tetap menunjukkan bahwa ia adalah pilar pertahanan penting Persija. Keberaniannya dalam duel dan ketenangan membangun serangan dari belakang terus menjadi keunggulan utama.

Meski hasil akhir pertandingan berakhir imbang, banyak analis menilai performa Ridho sangat menentukan. Ia layak mendapat pujian karena mampu menjaga fokus di tengah kondisi sulit.


Pesan Moral dari Aksi Ridho

Aksi pita hitam dari Rizky Ridho memberi pesan moral kuat. Ia membuktikan bahwa sepak bola tidak pernah lepas dari sisi kemanusiaan.

Dalam dunia yang sering menuntut kemenangan instan, Ridho mengingatkan publik bahwa pemain juga manusia yang punya rasa, keluarga, dan cerita pribadi.


Harapan ke Depan

Ridho sendiri belum memberi pernyataan langsung mengenai alasan detail di balik aksinya. Namun, manajemen Persija memastikan akan terus memberi dukungan penuh bagi bek Timnas Indonesia itu.

Publik berharap Ridho bisa segera pulih secara emosional dan kembali tampil lebih percaya diri. Dengan usia muda dan bakat besar, Ridho masih punya perjalanan panjang di sepak bola Indonesia.


Penutup: Pita Hitam yang Sarat Makna

Pertandingan Dewa United vs Persija tidak hanya soal skor akhir, tetapi juga tentang cerita personal seorang pemain muda. Rizky Ridho dengan pita hitamnya memberi makna lebih dalam bagi penonton.

Gesturnya menunjukkan bahwa sepak bola adalah cermin kehidupan: ada kemenangan, ada kekalahan, ada duka, sekaligus ada solidaritas. Ridho pantas diapresiasi bukan hanya karena penampilannya, tetapi juga karena keberanian mengekspresikan sisi kemanusiaannya di tengah kompetisi ketat BRI Super League.

Baca Juga: Efek Transfer Thom Haye dan Federico Barba, Persib Jadi Tim dengan Skuad Termahal di BRI Super League

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *